Jakarta, 17 Mei 2026 – Pramono Anung mengungkapkan rencana pengembangan jalur LRT yang akan diperpanjang dari kawasan Velodrome Rawamangun menuju Pantai Indah Kapuk atau PIK hingga terkoneksi ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi massal terintegrasi di kawasan Jabodetabek yang terus menghadapi tantangan kemacetan dan tingginya mobilitas masyarakat. Pengembangan jalur LRT dinilai penting untuk memperluas konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan alternatif transportasi publik yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat perkotaan.
Pengamat transportasi menjelaskan bahwa konektivitas langsung antara pusat kota Jakarta, kawasan berkembang seperti PIK, dan Bandara Soekarno-Hatta memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi perjalanan masyarakat maupun wisatawan. Saat ini, akses menuju bandara masih didominasi kendaraan pribadi dan transportasi jalan raya yang sering terhambat kemacetan, terutama pada jam sibuk. Karena itu, pengembangan transportasi berbasis rel seperti LRT dipandang dapat membantu mengurangi beban lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat.
Selain mendukung transportasi publik, proyek perpanjangan jalur LRT juga dinilai dapat memberikan dampak ekonomi bagi kawasan yang dilalui. Pengamat tata kota menyebut pembangunan transportasi massal modern sering mendorong pertumbuhan pusat bisnis, kawasan hunian, dan aktivitas ekonomi baru di sekitar jalur transportasi. PIK sendiri dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat sebagai kawasan bisnis, wisata, dan hunian modern yang memiliki tingkat mobilitas cukup tinggi. Sementara koneksi langsung ke bandara dianggap akan meningkatkan integrasi Jakarta dengan kawasan penyangga dan jalur transportasi internasional.
Pramono juga disebut menekankan pentingnya perencanaan matang dalam pengembangan proyek transportasi besar seperti ini. Pengamat kebijakan publik menilai pembangunan jalur LRT membutuhkan kajian teknis, pembiayaan, integrasi antarmoda, serta koordinasi lintas wilayah yang kompleks. Selain pembangunan fisik jalur, aspek kenyamanan penumpang, tarif, akses menuju stasiun, dan konektivitas dengan moda transportasi lain juga dianggap penting agar masyarakat benar-benar tertarik beralih menggunakan transportasi publik.
Rencana perpanjangan LRT hingga Bandara Soekarno-Hatta kini menjadi salah satu pembahasan penting dalam pengembangan transportasi Jakarta dan sekitarnya. Banyak pihak berharap proyek tersebut dapat memperkuat sistem mobilitas perkotaan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan di masa depan. Di tengah pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas perjalanan masyarakat yang terus meningkat, pengembangan transportasi massal terintegrasi dinilai akan menjadi salah satu kunci utama dalam mengatasi persoalan mobilitas di kawasan metropolitan Indonesia.