Jakarta, 6 September 2026 – Masa depan susunan pembalap Honda HRC Castrol untuk MotoGP 2027 mulai menjadi perhatian setelah Fabio Quartararo dipastikan bergabung dengan tim pabrikan asal Jepang tersebut. Satu kursi yang akan menjadi pendamping juara dunia MotoGP 2021 itu hingga kini belum diumumkan secara resmi. Di tengah persaingan tersebut, mantan pembalap MotoGP Cal Crutchlow menilai Diogo Moreira merupakan kandidat yang lebih layak mendapatkan kesempatan di tim utama dibandingkan David Alonso. Moreira saat ini telah menjalani musim debutnya di kelas utama bersama LCR Honda dan dinilai mampu memperlihatkan perkembangan menjanjikan. Pengalaman langsung menggunakan motor Honda menjadi salah satu faktor yang dianggap memberikan keuntungan besar kepada pembalap asal Brasil tersebut. Crutchlow bahkan melihat Moreira memiliki kualitas untuk berkembang menjadi salah satu pembalap penting Honda pada masa mendatang.
Moreira kerap disebut sebagai salah satu pembalap muda yang mempunyai kedekatan dengan Marc Marquez dalam perjalanan kariernya. Hubungan tersebut membuatnya mendapat julukan sebagai salah satu murid Marquez, terutama karena pembalap Brasil itu mendapatkan sejumlah masukan dari sang juara dunia dalam mengembangkan kemampuan balapnya. Namun, penilaian Crutchlow terhadap Moreira tidak semata-mata didasarkan pada hubungan tersebut. Performa yang diperlihatkannya sepanjang musim MotoGP 2026 justru menjadi alasan utama mengapa dirinya dianggap pantas mendapatkan promosi. Sebagai rookie, Moreira dinilai mampu bersaing dengan pembalap Honda lain yang memiliki pengalaman lebih panjang di kelas utama. Kemampuannya beradaptasi dengan karakter motor Honda juga dianggap menjadi modal penting menghadapi perubahan regulasi besar pada musim depan.
Crutchlow menilai Moreira seharusnya mendapatkan prioritas sebelum David Alonso untuk mengisi kursi tim pabrikan. Alasannya cukup sederhana karena Moreira sudah mempunyai pengalaman selama satu musim menggunakan motor MotoGP Honda. Dalam sejumlah kesempatan, pembalap tersebut bahkan mampu berada di depan sesama pengguna motor Honda atau setidaknya bersaing secara konsisten dengan mereka. Situasi itu menjadi indikator bahwa proses adaptasinya berjalan cukup cepat untuk ukuran seorang pendatang baru. Honda tentu membutuhkan pembalap yang bukan hanya memiliki potensi jangka panjang, tetapi juga sudah memahami karakter dasar motor yang akan dikembangkan memasuki era regulasi baru. Faktor pengalaman inilah yang membuat posisi Moreira dinilai sedikit lebih kuat dalam perebutan kursi tersebut.
Persaingan antara Moreira dan Alonso menjadi semakin menarik karena Honda sudah mengikat keduanya dalam proyek MotoGP. Honda secara resmi mengumumkan perekrutan Quartararo dan Alonso pada Juli lalu, dengan keduanya mulai masuk dalam program MotoGP HRC pada musim 2027. Quartararo dipastikan mendapatkan tempat di tim pabrikan dengan kontrak dua musim hingga akhir 2028. Sementara itu, Alonso mendapatkan kontrak beberapa tahun, tetapi Honda belum mengumumkan secara terperinci tim yang akan ditempatinya. Honda juga memiliki Moreira dan Johann Zarco dalam struktur pembalap MotoGP mereka sehingga pabrikan tersebut mempunyai sejumlah pilihan untuk membentuk komposisi tim pabrikan dan LCR Honda. Penempatan masing-masing pembalap menjadi keputusan strategis karena MotoGP 2027 sekaligus menandai dimulainya era mesin 850cc.
Pada awalnya, Alonso disebut mempunyai peluang besar untuk langsung ditempatkan bersama Quartararo di tim pabrikan. Pembalap berdarah Kolombia yang lahir di Madrid tersebut memiliki rekam jejak mengesankan setelah mendominasi Moto3 2024 dengan 14 kemenangan dari 20 balapan untuk merebut gelar juara dunia. Ia kemudian naik ke Moto2 dan terus diproyeksikan sebagai salah satu talenta masa depan. Namun, perkembangan sepanjang musim 2026 membuat Honda disebut kembali mempertimbangkan skenario tersebut. Performa Alonso di Moto2 dinilai belum cukup konsisten, sementara Moreira justru sudah mendapatkan pengalaman langsung menghadapi persaingan kelas utama. Situasi tersebut membuat peluang Moreira untuk mendapatkan kursi tim pabrikan disebut semakin terbuka menjelang keputusan akhir Honda.
Pilihan menempatkan Alonso di LCR Honda juga tidak selalu berarti langkah mundur dalam perjalanan kariernya. Memulai musim pertama MotoGP bersama tim satelit dapat memberikan kesempatan kepada Alonso untuk beradaptasi tanpa tekanan sebesar yang akan dihadapinya apabila langsung menjadi rekan setim Quartararo. Honda juga dapat memberikan dukungan teknis dan spesifikasi motor kompetitif sehingga proses pembelajaran tetap berlangsung dalam lingkungan yang dekat dengan tim pabrikan. Skenario tersebut berpotensi menguntungkan Honda karena Alonso dapat berkembang secara bertahap, sedangkan Moreira yang sudah mempunyai pengalaman MotoGP mendapatkan kesempatan naik ke tim utama. Dengan komposisi tersebut, Honda dapat mempertahankan dua pembalap muda potensial sekaligus tanpa harus memaksakan proses perkembangan salah satunya. Keputusan akhirnya tetap berada di tangan manajemen HRC yang masih melakukan evaluasi terhadap berbagai kemungkinan.
Crutchlow bahkan memberikan penilaian tinggi terhadap potensi jangka panjang Moreira. Mantan pembalap Honda dan Yamaha tersebut melihat pembalap Brasil itu memiliki kemampuan yang dapat membawanya menjadi kandidat juara dunia MotoGP dalam beberapa tahun mendatang. Penilaian tersebut tentu menjadi perhatian karena Crutchlow memahami karakter Honda setelah bertahun-tahun menggunakan RC213V ketika masih aktif membalap. Ia juga pernah bekerja dengan Yamaha sehingga mempunyai gambaran mengenai karakter Quartararo dan kebutuhan pembalap Prancis tersebut. Crutchlow sebelumnya menilai kombinasi Quartararo dengan Honda berpotensi menjadi pasangan yang sangat kuat karena keduanya mempunyai ambisi sama untuk kembali meraih kemenangan. Kehadiran pembalap muda seperti Moreira di sisi lain dapat memberikan keseimbangan antara pengalaman juara dunia dan talenta yang masih berkembang.
Quartararo sendiri akan membawa pengalaman besar ketika bergabung dengan Honda mulai musim depan. Sejak menjalani debut MotoGP pada 2019, pembalap Prancis tersebut telah mengoleksi 11 kemenangan, 32 podium, dan 21 posisi pole hingga pengumuman kepindahannya ke Honda. Pencapaian terbesarnya datang pada 2021 ketika berhasil menjadi juara dunia bersama Yamaha. Kepindahannya sekaligus mengakhiri perjalanan panjang bersama pabrikan Jepang tersebut setelah seluruh karier MotoGP-nya hingga 2026 dijalani menggunakan Yamaha. Honda berharap pengalaman dan kecepatan Quartararo dapat membantu pengembangan motor generasi baru yang akan menggunakan mesin berkapasitas 850cc. Dengan perubahan teknis yang begitu besar, menentukan rekan setim yang tepat menjadi bagian penting dari strategi Honda untuk kembali bersaing memperebutkan gelar.
Regulasi MotoGP 2027 memang membuka peluang bagi Honda untuk melakukan perubahan besar setelah beberapa musim menjalani periode sulit. Kapasitas mesin akan berkurang dari 1.000cc menjadi 850cc bersamaan dengan sejumlah perubahan teknis dan olahraga lainnya. Kondisi tersebut membuat pengalaman terhadap motor saat ini tetap penting, tetapi kemampuan beradaptasi dengan konsep baru juga akan menjadi faktor penentu. Moreira menawarkan pengalaman langsung menggunakan Honda di MotoGP, sementara Alonso menawarkan potensi besar sebagai pembalap muda dengan rekam jejak kuat di kelas yang lebih rendah. Quartararo di sisi lain akan menjadi figur utama proyek karena pengalaman dan statusnya sebagai juara dunia. Kombinasi ketiga pembalap tersebut memberikan Honda sejumlah pilihan menarik untuk membangun struktur tim yang kompetitif dalam jangka pendek maupun panjang.
Untuk sementara, perebutan kursi pendamping Quartararo masih mengarah kepada persaingan Moreira dan Alonso. Informasi terbaru menyebut keputusan mengenai penempatan kedua pembalap tersebut akan ditentukan oleh jajaran Honda di Jepang, dengan Moreira kini dinilai memiliki sedikit keunggulan berdasarkan performa dan pengalamannya sepanjang musim 2026. Crutchlow secara terbuka memilih Moreira karena pembalap Brasil tersebut sudah membuktikan kemampuannya menghadapi persaingan MotoGP bersama Honda. Alonso tetap menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang HRC dan telah mendapatkan kontrak untuk memasuki kelas utama mulai musim depan. Dengan demikian, persoalannya bukan lagi apakah kedua talenta muda tersebut masuk dalam rencana Honda, melainkan siapa yang langsung mendapatkan kesempatan berada di garasi tim pabrikan bersama Quartararo. Keputusan tersebut akan menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan Honda menghadapi era baru MotoGP 2027.