Jakarta, 28 Oktober 2026 – Memelihara tanaman hias di dalam rumah menjadi salah satu cara untuk menciptakan suasana yang segar, nyaman, dan menarik secara visual. Namun, bagi pemilik kucing dan anjing, pemilihan tanaman tidak boleh hanya mempertimbangkan keindahan bentuk maupun warna daunnya. Sejumlah tanaman hias populer ternyata mengandung senyawa yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan apabila digigit atau tertelan oleh hewan peliharaan. Gejala yang muncul dapat berupa muntah, diare, iritasi mulut, hingga gangguan organ pada kasus keracunan tertentu. Karena itu, memilih tanaman yang tidak beracun menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman. Setidaknya terdapat lima jenis tanaman hias yang dapat dipertimbangkan karena secara umum dikategorikan tidak beracun bagi kucing maupun anjing.
Salah satu pilihan yang cukup populer adalah spider plant atau tanaman laba-laba dengan nama ilmiah Chlorophytum comosum. Tanaman ini memiliki daun panjang, ramping, dan melengkung dengan kombinasi warna hijau serta putih yang memberikan kesan segar pada ruangan. Spider plant dikenal mudah dirawat karena mampu tumbuh dalam kondisi cahaya tidak langsung dan tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Bentuk daunnya yang menjuntai membuat tanaman ini cocok ditempatkan dalam pot gantung atau di atas rak dekorasi. Berdasarkan klasifikasi American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA), spider plant termasuk tanaman yang tidak beracun bagi kucing dan anjing. Meski demikian, pemilik hewan tetap disarankan mencegah kebiasaan mengunyah daun karena konsumsi tanaman dalam jumlah banyak dapat menimbulkan gangguan pencernaan.
Pilihan kedua adalah Boston fern atau pakis Boston yang memiliki nama ilmiah Nephrolepis exaltata. Tanaman ini dikenal melalui daun-daunnya yang rimbun, melengkung, dan memberikan nuansa tropis pada ruangan. Pakis Boston cocok ditempatkan di ruang keluarga, teras teduh, maupun area dengan kelembapan udara yang relatif tinggi. Tanaman tersebut membutuhkan cahaya terang tidak langsung serta media tanam yang cukup lembap untuk mempertahankan kesegaran daunnya. ASPCA mengategorikan Boston fern sebagai tanaman yang tidak beracun bagi kucing dan anjing sehingga dapat menjadi pilihan bagi pemilik hewan peliharaan. Namun, tidak semua tanaman yang memiliki nama pakis aman karena beberapa spesies dengan sebutan serupa mempunyai karakteristik dan tingkat toksisitas berbeda.
Tanaman ketiga yang dapat dipertimbangkan adalah areca palm atau palem kuning dengan nama ilmiah Dypsis lutescens. Tanaman ini memiliki batang ramping dan daun menyirip yang memberikan kesan elegan sekaligus alami pada interior rumah. Palem kuning dapat tumbuh cukup tinggi sehingga cocok digunakan sebagai dekorasi sudut ruang keluarga atau area dekat jendela. Untuk mempertahankan pertumbuhannya, tanaman membutuhkan pencahayaan terang yang tidak langsung serta penyiraman ketika bagian atas media tanam mulai mengering. Areca palm termasuk dalam daftar tanaman yang tidak beracun bagi kucing dan anjing menurut ASPCA. Pemilik hewan tetap perlu memastikan pot diletakkan secara stabil agar tidak mudah terjatuh ketika hewan bermain di sekitarnya.
ASPCA
+1
Pilihan keempat adalah calathea, tanaman hias yang terkenal dengan corak daun beragam dan kombinasi warna yang menarik. Beberapa jenis calathea memiliki pola garis, bercak, atau perpaduan warna hijau dan ungu yang membuatnya menjadi elemen dekorasi ruangan. Tanaman ini umumnya menyukai kondisi lembap, cahaya tidak langsung, serta media tanam yang tidak terlalu kering. Keunggulan calathea bagi pemilik hewan adalah sejumlah spesiesnya dikategorikan tidak beracun bagi kucing dan anjing. Meski demikian, identifikasi jenis tanaman tetap penting karena nama dagang yang digunakan penjual terkadang berbeda dengan nama ilmiahnya. Dengan perawatan yang sesuai, calathea dapat menjadi pilihan dekorasi yang menarik tanpa menambah risiko keracunan dari bagian tanaman itu sendiri.
Planted
Tanaman kelima adalah peperomia, khususnya Peperomia obtusifolia yang dikenal sebagai baby rubber plant. Tanaman ini mempunyai daun tebal, mengilap, dan berbentuk membulat sehingga memberikan tampilan sederhana tetapi menarik. Ukurannya yang relatif kecil membuat peperomia cocok ditempatkan di meja kerja, rak buku, atau sudut ruangan dengan ruang terbatas. Perawatannya juga cukup mudah karena tanaman tersebut tidak membutuhkan penyiraman setiap hari dan dapat tumbuh dalam pencahayaan tidak langsung. ASPCA menggolongkan Peperomia obtusifolia sebagai tanaman yang tidak beracun bagi kucing maupun anjing. Namun, tanaman ini perlu dibedakan dari tanaman lain yang memiliki sebutan umum rubber plant karena tidak semuanya mempunyai tingkat keamanan yang sama bagi hewan peliharaan.
Massachusetts Government
Walaupun kelima tanaman tersebut secara umum tergolong tidak beracun, pemilik hewan tetap perlu memperhatikan kebiasaan kucing dan anjing ketika berada di sekitar tanaman. Beberapa hewan memiliki rasa ingin tahu tinggi sehingga sering menggigit daun, menggali tanah, atau menjatuhkan pot. Mengonsumsi bagian tanaman dalam jumlah banyak tetap dapat menyebabkan muntah atau gangguan pencernaan meskipun tanaman tersebut tidak mengandung racun yang dikenal berbahaya. Selain itu, pupuk, pestisida, dan bahan kimia perawatan tanaman dapat menimbulkan risiko tersendiri apabila tertelan. Karena itu, penggunaan produk perawatan tanaman harus mengikuti petunjuk keamanan yang berlaku. Pemilik hewan juga disarankan menempatkan tanaman di lokasi yang tidak mudah dijangkau apabila hewan memiliki kebiasaan mengunyah benda di sekitarnya.
Perhatian khusus juga perlu diberikan ketika membeli tanaman hias melalui toko daring maupun penjual tanaman lokal. Nama tanaman yang digunakan dalam perdagangan tidak selalu mencerminkan identitas botani secara tepat sehingga pembeli berisiko memilih spesies yang berbeda. Sebagai contoh, palem kuning yang aman tidak boleh disamakan dengan sago palm atau pakis haji yang diketahui sangat beracun bagi anjing dan kucing. Demikian pula, tanaman lili sejati memiliki tingkat bahaya tinggi bagi kucing dan sebaiknya tidak ditempatkan di lingkungan yang dapat dijangkau hewan tersebut. Pemilik hewan perlu memeriksa nama ilmiah tanaman sebelum membelinya dan mencocokkannya dengan daftar toksisitas yang terpercaya. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko kesalahan dalam memilih dekorasi rumah.
ASPCA
+1
Penataan tanaman juga memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan hewan peliharaan. Pot gantung dapat menjadi pilihan untuk spider plant atau pakis Boston, sedangkan palem kuning lebih sesuai ditempatkan dalam wadah besar yang stabil. Tanaman berukuran kecil seperti peperomia dapat diletakkan di rak yang tidak mudah dijangkau hewan. Selain memperhatikan posisi tanaman, pemilik rumah perlu memastikan tidak ada potongan daun, pupuk, atau media tanam yang tercecer di lantai. Lingkungan yang tertata dapat membantu mengurangi kemungkinan hewan menggigit tanaman maupun mengalami cedera akibat pot yang terjatuh. Dengan pengaturan yang tepat, kehadiran tanaman hias dan hewan peliharaan dapat berjalan berdampingan tanpa mengorbankan kenyamanan penghuni rumah.
Memilih tanaman hias yang aman merupakan langkah penting bagi masyarakat yang ingin menghadirkan suasana hijau sekaligus memelihara kucing atau anjing di rumah. Spider plant, pakis Boston, palem kuning, calathea, dan Peperomia obtusifolia menjadi lima pilihan yang dapat dipertimbangkan karena tercantum sebagai tanaman tidak beracun dalam rujukan keselamatan hewan. Setiap tanaman memiliki karakteristik dan kebutuhan perawatan berbeda sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi pencahayaan serta kelembapan rumah. Meski demikian, status tidak beracun bukan berarti tanaman boleh dikonsumsi secara bebas oleh hewan peliharaan. Apabila hewan menunjukkan gejala seperti muntah berulang, lemas, atau gangguan pernapasan setelah menggigit tanaman, pemilik sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter hewan. Dengan pemilihan spesies yang tepat dan penataan lingkungan yang aman, rumah dapat tetap terlihat indah sekaligus menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga, termasuk hewan peliharaan.